Lydia Nauli Simanjuntak, mahasiswa hukum tahun keempat di Universitas Sumatera Utara, mengambil kesempatan IISMA di University of Liverpool
Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) adalah beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di luar negeri selama satu semester. Lydia Nauli Simanjuntak, seorang mahasiswa hukum tahun keempat dari Universitas Sumatera Utara, memanfaatkan kesempatan ini dengan sepenuh hati. Kini, ia tengah menjalani pengalaman belajar di pusat kota Merseyside yang penuh warna, Liverpool, tepatnya di University of Liverpool. Lydia memilih empat modul pembelajaran, yaitu Ethics, Music in Context, Global Histories, dan Critical Thinking. Ia yakin bahwa modul-modul ini dapat membantu mengembangkan keterampilan yang relevan untuk masa depannya.
Dalam lingkungan akademik, Lydia awalnya terkejut dengan perbedaan antara sistem pendidikan di Indonesia dan lingkungan barunya. Untuk mengatasi hal ini, ia berkomitmen untuk mempersiapkan diri dengan membaca materi pendukung secara intensif. Kebiasaan membaca ini tak hanya meningkatkan kemampuan analisis kritisnya, tetapi juga memperluas wawasan. Dalam seminar, diskusi berlangsung untuk memperdalam pemahaman mahasiswa, dan Lydia pun aktif berpartisipasi. Berkat persiapannya, ia dengan percaya diri menyampaikan pemikirannya. Seperti pepatah, "Siapa menanam, dia menuai." Melalui pengalaman ini, Lydia tidak hanya mendapatkan kepercayaan diri untuk berbicara, tetapi juga menjalin pertemanan baru.
Untuk menyeimbangkan kehidupan akademiknya, Lydia mengikuti berbagai kegiatan mahasiswa, seperti acara menghias kue dan pemutaran film. Melalui aktivitas ini, ia dapat mengeksplorasi kreativitasnya sekaligus berkenalan dengan mahasiswa lokal maupun internasional.
Meskipun tuntutan akademiknya cukup berat, Lydia tetap dapat menikmati dan menjelajahi kota Liverpool yang penuh semangat. Ia mengunjungi berbagai situs bersejarah, dimulai dari patung dan museum The Beatles yang ikonik, keindahan di Albert Docks, suasana hidup di Bold Street, pengalaman belanja menyenangkan di Liverpool One, berjalan-jalan di Sefton Park bersama teman-teman internasionalnya, tur ke Stadion Anfield, dan masih banyak lagi. Salah satu tempat yang paling berkesan baginya adalah restoran fish and chips, hidangan klasik khas Inggris. Restoran ini berlokasi di area tersembunyi yang membuatnya terasa seperti 'permata tersembunyi.' Dengan porsi yang besar dan harga ramah mahasiswa, tempat ini menjadi favorit Lydia dan teman-teman IISMA lainnya. Mereka bahkan sepakat untuk kembali sebelum pulang ke Indonesia.
Menjadi penerima beasiswa IISMA adalah anugerah yang luar biasa bagi Lydia. Ia tidak hanya memiliki kesempatan untuk menjelajahi negara yang jauh dan memahami budaya yang berbeda, tetapi juga bertemu dengan berbagai macam orang dan membuka jalan untuk masa depan yang lebih cerah.