Harmoni Budaya: Penampilan Tari dan Musik Toba di Bangkok
Dipublish Pada
09 Oktober 2024
Dipublish Oleh
Fenny Julistine Tarigan
Tim Seni Universitas Sumatera Utara, yang terdiri dari penari, kelompok vokal, dan musisi dari Fakultas Ilmu Budaya, membawakan Tortor Saoan Pangurason yang diiringi lagu tradisional "Saoan Pangurason" dan "Tortor Tandok"
Pada 15 September 2024, Tim Seni Universitas Sumatera Utara mempersembahkan pertunjukan tari dan musik yang memukau pada acara Indonesian Cultural Night yang diadakan di Theater Ganesha Siam Square One, Bangkok. Acara ini juga diikuti oleh beberapa universitas Indonesia lainnya, termasuk Universitas Negeri Surabaya, Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, dan Universitas Padjajaran.
Malam tersebut diawali dengan sambutan hangat dari Duta Besar Indonesia untuk Thailand, H.E. Bapak Rachmat Budiman. Acara ini menampilkan berbagai tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk pertunjukan tari yang menawan dari anak-anak Indonesia yang belajar di SIB (Sekolah Indonesia Bangkok).
Tim Seni Universitas Sumatera Utara, yang terdiri dari penari, kelompok vokal, dan musisi dari Fakultas Ilmu Budaya, membawakan Tortor Saoan Pangurason yang diiringi lagu tradisional "Saoan Pangurason" dan "Tortor Tandok." Pertunjukan ini tidak hanya menampilkan kekayaan warisan budaya Batak, tetapi juga memikat penonton dalam perayaan budaya Indonesia yang penuh kebersamaan.
Salah satu momen istimewa pada malam itu adalah kesempatan bagi Tim Seni untuk bernyanyi bersama Duta Besar H.E. Rachmat Budiman. Mereka bersama-sama membawakan lagu-lagu Batak yang dicintai, "O Tano Batak" dan "Anak Medan," menciptakan penutup yang penuh kehangatan untuk Indonesian Cultural Night.
Acara ini bukan hanya sebuah pertunjukan seni, tetapi juga menjadi wadah untuk pertumbuhan pribadi dan pertukaran budaya yang bermakna. Misi tim untuk berbagi dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada audiens, termasuk warga Indonesia yang tinggal di Thailand dan warga Thailand, menjadi bukti nyata kekuatan dari pemahaman budaya. Bagi para mahasiswa, pengalaman ini tidak hanya berharga tetapi juga menginspirasi, memberikan wawasan tentang pentingnya warisan budaya mereka dan memperkuat rasa keterhubungan.
Selain itu, kesempatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara Universitas Sumatera Utara dan Kedutaan Besar Indonesia di Bangkok. Ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga awal yang menjanjikan. Potensi kemitraan di masa depan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran budaya sangatlah luas, dan diharapkan peluang-peluang semacam ini dapat menjadi dasar bagi kolaborasi yang menarik dan bermanfaat di masa mendatang.